Newest Post

Archive for Oktober 2013

CAIRAN DARAH: cairan darah (plasma darah): Cairan Darah (Plasma Darah) Terdiri dari: air (90 - 92) % zat-zat terlarut (sari makanan, garam mineral, enzim, hormon, zat...

CAIRAN DARAH: cairan darah (plasma darah)

Rabu, 30 Oktober 2013
Posted by Unknown


A.     PENDAHULUAN.

Panti Sosial Tresna Werdha “ILOMATA” Kota Gorontalo adalah Unit Pelaksana Teknis Daerah ( UPTD ) Pemerintah Kota Gorontalo yang berada dibawah manajement Dinas Sosial Dan Tenaga Kerja Kota Gorontalo.
Panti Sosial Tresna Werdha “ILOMATA” Kota Gorontalo adalah panti yang melaksanakan pelayanan kesejahteraan sosial kepada para lanjut usia terlantar. Dikota Gorontalo terdapat satu buah panti sosial yang merupakan Unit Pelaksana Teknis Daerah ( UPTD ) Pemerintah Kota Gorontalo denganWilayah Operasional Se-Provinsi Gorontalo, Bahkan Ada Pula Yang diluar Provinsi Gorontalo.
Panti Sosial Tresna Werdha “ILOMATA” Kota Gorontalo yang kapasitas daya tampung berjumlah 120 orang klien tapi saat ini sementara dalam DASK hanya tersedia untuk 35 orang klien. Didalam konsepsi pembangunan kesejahteraan sosial pelayanan lanjut usia terlantar didalam panti merupakan alternative terakhir, alternative utama adalah Pelayanan dalam lingkungan keluarga. Dorongan terhadap pentingnya pelayanan lanjut usia dalam lingkungan keluarga lebih diutamakan karena para lanjut usia adalah orang yang patut dihargai dan dihormati, sesuai dengan nilai-nilai sosial budaya yang telah dimiliki Bangsa Indonesia.
Namun demikian ternyata perkembangan Zaman sesuai dengan kemajuan ilmu pengetahuan teknologi dan komunikasi telah membawa berbagai perubahan dalam tatanan sistim nilai budaya masyarakat. Meningkatnya angka usia harapan hidup masyarakat Gorontalo menjadi 60 Tahun keatas menyebabkan terjadinya perubahan struktur penduduk dimana penduduk lanjut usia semakin banyak jumlahnya. Kondisi demikian ditambah dengan faktor kemiskinan, kesibukan ekonomi, sebagian anggota masyarakat serta perubahan sistim tata nilai, mengakibatkan sebagian lanjut usia menjadi terlantar baik karena kemiskinan maupun karena perubahan tata nilai dalam lingkungan keluarga, sehingga tidak sedikit lanjut usia yang tersisih dan tidak di dihormati dan tidak lagi menjadi panutan.

Populasi lanjut usia terlantar tersebut pada umumnya disebabkan oleh faktor kemiskinan dan pada umumnya terlantar dalam lingkungan keluarga.

B.     DASAR HUKUM.

  1. UU Nomor 13 Tahun 1998 Tentang Kesejahteraan Sosial Lanjut Usia.
  2. Peraturan Pemerintah RI Nomor 43 Tahun 2004 Tentang Pelaksanaan upaya peningkatan kesejahteraan lanjut usia.
  3. Keputusan Presiden RI Nomor 52 Tahun 2004 Tentang Komisi nasional lanjut usia.
  4. Surat Keputusan Walikota Gorontalo Nomor 13 Tahun 2004 Tentang pembentukan susunan organisasi dan tata kerja ( UPTD ) Panti Sosial Tresna Werdha “ILOMATA” pada Dinas Sosial Dan Tenaga Kerja Kota Gorontalo.

C.     SEKILAS SEJARAH PANTI.

Panti Sosial Trena Werdha “ILOMATA” Kota Gorontalo berdiri sejak Tahun 1981 yang merupakan unit Pelaksana Teknis Daerah Departemen Sosial Sulawesi Utara sampai tahun 2000, kemudian Tahun 2001 s/d sekarang menjadi UPTD Panti Sosial Tresna Werdha “ILOMATA” Kota Gorontalo. Seiring Gorontalo menjadi sebuah Daerah Otonom yaitu PROVINSI GORONTALO. Fungsi Panti adalah Pelayanan Lanjut Usia yang terlantar di lingkup Provinsi Gorontalo sarana dan prasarana panti dibangun melalui Dana APBN Tahun 1980-1981.


☻VISI :
     Kesejahteraan sosial oleh dan untuk semua menuju keadilan sosial.

☻MISI :
     Turut mewujudkan keadilan sosial dengan memberikan perhatian kepada masyarakat rentang dan kurang mampu. Terutama pada lanjut usia.
     Mencegah dan mengendalikan serta mengatasi permasalahan sosial dan dampak yang tidak diharapkan kepada lanjut usia.
     Memelihara dan memperkuat ketahanan sosial dan integrasi sosial bagi lanjut usia.
     Mengembangkan prakarsa dan peran serta masyarakat bagi kesejahteraan lanjut usia.


E.     SASARAN PELAYANAN.

Adapun sasaran pelayanan  dalam panti Sosial Tresna Werdha “ILOMATA” Kota Gorontalo meliputi  :
     Lanjut usia berumur 60 Tahun keatas.
     Lanjut usia terlantar
     Lanjut usia penyandang masalah kesejahteraan sosial.

F.      TUGAS POKOK DAN FUNGSI PSTW “ILOMATA”

     TUGAS POKOK

@  MEMBERIKAN PELAYANAN DAN PENYANTUNAN KESEJAHTERAAN SOSIAL LANJUT USIA YANG MELIPUTI  :
  Pemenuhan kebutuhan hidup para lanjut usia.
  Pembinaan fisik mental, dan sosial lanjut usia.
  Pelatihan keterampilan dan sistim pelayanan dalam panti.

     FUNGSI

  Pusat pelayanan kesejahteraan lanjut usia.
  Pusat informasi usaha kesejahteraan sosial dalam melaksanakan kebijakan teknis dibidang pelayanan kesejahteraan sosial dengan sistim pelayanan panti.

G.     DATA KLIEN PSTW.

Daftar Klien Panti Sosial Tresna Werdha “ILOMATA” Kota Gorontalo Menurut nama jenis kelamin dan alamat keadaan akhir JANUARI 2011. Sebagaimana terlampir.

Jumlah klien lanjut usia berdasarkan kelompok Umur dan jenis kelamin keadaan akhir JANUARI 2011.

Tabel  01.

No
Umur / Tahun
Jenis Kelamin
Jumlah
Laki - laki
Perempuan
1
60 – 64
1
3
4
2
65 – 69
3
4
7
3
70 – 74
2
15
17
4
75 – 79
2
5
7
5
80 – 84



6
85 – 89



7
90 – 94



8
95 – 100



JUMLAH
8
27
35

Latar belakang masalah klien Panti Sosial Tresn Werdha “ILOMATA” Kota Gorontalo keadaan akhir JANUARI 2011.








Tabel 02.


No
Latar Belakang Masalah
Jumlah
1
Terlantar karena tidak mempunyai sanak keluarga dan miskin
10
2
Ada sanak keluarga tapi miskin
25
JUMLAH
35


Latar belakang masalah klien berdasarkan pelayanan dan penyantunan dalam panti Sosial Tresna Werdha “ILOMATA” Kota Gorontalo keadaan akhir JANUARI 2011.
Tabel 03.

No
Sandang
Pangan
Papan/Perumahan
1.
Pemenuhan kebutuhan sandang menjadi kendala dalam panti karena tidak tersedianya anggaran untuk ini

Sesuai dengan anggaran yang tersedia kebutuhan pangan klien antara lain  : ( Makan 3 Kali sehari )
Fasilitas tempat tinggal/wisma telah tersedia dalam panti diantaranya tersedia 6 wisma  bagi penghuni Panti Sosial Tresna Werdha “ILOMATA”



H.     PERSYARATAN DAN KRITERIA.

Adapun persyaratan dan kriterian Penghuni Panti Sosial Tresna Werdha “ILOMATA” Kota Gorontalo Antara lain  :
  Lanjut usia berumur 60 Tahun keatas
  Mengisi Formulir pendaftaran yang disedian oleh pihak Panti.
  Surat keterangan dari pihak keluarga setempat.
  Surat pernyataan dari pihak keluaga
  Tidak menderita penyakit ( Penyakit Kronis/Menular )
  Dan bersedia tinggal didalam panti dan mentaati tata tertib/peraturan yang ditetapkan oleh pihak panti.

I.          TAHAP PELAYANAN/PENYANTUNAN.

Untuk memberikan kesejahteraan sosial bagi lanjut usia terlantar yang telah menjadi klien panti sosial tresna werdha “ILOMATA” Kota Gorontalo, kepada mereka diberikan berbagai pelayanan dan penyantunan :
  Pemenuhan kebutuhan tempat tinggal/akomodasi.
Tempat tinggal klien pada Panti Sosial Tresna Werdha “ILOMATA” Kota Gorontalo berjumlah 6 wisma, dimana dari wisma tersebut dihuni atau ditempati oleh 8 orang lanjut usia, masing – masing terdiri dari 5 kamar dan setia kamar mempunyai 2 tempat tidur untuk 2 orang klien. Tiap wisma memiliki1 ruangan tamu, meja dan kursi tamu, meja makan, televise 20 Inc dan 3 kamar mandi serta beberapa fasilitas penunjang lainnya.
  Pemenuhan Kebutuhan Pangan.
Panti Sosial Tresna Werdha “ILOMATA” Kota Gorontalo sesuai dengan anggaran yang tersedia menyediakan kebutuhan pangan klien  :
@  Makanan 3 kali sehari.
@  Menu makanan diatur oleh petugas Panti Sosial Tresna Werdha “ILOMATA” Kota Gorontalo.
@  Penyediaan makanan terpusat pada dapur umum dengan jadwal siap saji ( Sarapan pagi pukul 06.00, makan siang pukul 11.00 dan makan sore pukul 18.00 ).
  Pemenuhan Kebutuhan Sandang.
Pemenuhan kebutuhan sandang menjadi permasalahan yang dihadapi pada Panti Sosial Tresna Werdha “ILOMATA” Kota Gorontalo, belum masuk dalam APBD Pemerintah Kota Gorontalo.
  Pelayanan Kesehatan.
Salah satu bentuk pelayanan yang diberikan kepada Klien Panti Sosial Tresna Werdha “ILOMATA” Kota Gorontalo berupa Pelayanan kesehatan, oleh karena itu Panti Sosial Tresna Werdha “ILOMATA”  mendapat kunjungan sebulan sekali ( POSYANDU LANSIA ) dari puskesmas Wongkaditi Kecamatan Kota Utara Kota Gorontalo.
  Bimbingan Keagamaan Dan Mental Spritual.
Salah satu kegiatan pokok yang dilaksanakan pada Panti Sosial Tresna Werdha “ILOMATA” Kota Gorontalo yaitu Bimbingan keagamaan dalam hal ini pelaksanaan Sholat 5 waktu yang dikerjakan dimasjid PSTW “ILOMATA”.
  Bimbingan Sosial.
Bimbingan sosial kemasyarakatan diberikan oleh pengasuh – pengasuh panti. bimbingan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman motivasi dan masalah kemasyarakatan, Sehingga klien dapat hidup rukun dengan sesame klien lainnya. Supaya mereka merasa senasib sepenanggungan dan saling membantu atau tolong menolong sesama klien.
  Bimbingan Pengetahuan Dan Keterampilan Kerja.
Kegiatan ini bertujuan untuk menyalurkan hobi atau keterampilan yang dimiliki oleh klien untuk mengisi waktu – waktu luang. Kegiatan keterampilan yang sudah berjalan di dalam PSTW “ILOMATA” Yakni  : ( Pembuatan kasur, Menjahit dan kegiatan lainnya yang menunjang serta mendatangkan pendapatan guna memenuhi kebutuhan tambahan bagi klien itu sendiri.
  Kegiatan Rekreasi.
Kegiatan ini biasanya dilaksanakan satu kali dalam satu tahun dengan mengambil lokasi didalam Kota Gorontalo, rekreasi ini bertujuan untuk mengatasi kejenuhan para klien. Dan perubahan suasana serta kegembiraan disaat rekreasi yang merupakan kenikmatan tersendiri bagi klien. Semua upaya tersebut demi terwujudnya kesejahteraan para lanjut usia yang sudah menjadi klien PSTW “ILOMATA”.
  Terminasi
Terminasi yaitu pemutusan atau penghentian pelayanan kepada klien dikarenakan  :
  Klien kembali kelingkungan keluarga ( Dijemput keluarga atas keinginan Klien itu sendiri ).
  Klien meninggal dunia.

J.   KETENAGAA PANTI.

Dalam rangka memberikan pelayanan prima bagi klien Panti Sosial Tresna Werdha “ILOMATA” Kota Gorontalo didukung oleh personil/Pegawai  dengan rincian sebagai berikut  :
☻PEGAWAI ORGANIK                                                : 9 ORANG
  KEPALA PSTW “ILOMATA” ( Eselon IV A )    : 1 Orang
  KASUBAG TATA USAHA ( Eselon IV B )                     : 1 Orang
  BENDAHARA RUTIN                                          : 1 Orang
  BENDAHARA GAJI                                                         : 1 Orang
  BENDAHARA BARANG                                     : 1 Orang
  STAF                                                                                   : 4 Orang
☻TENAGA HONORER                                     : 5 ORANG
  HONORER                                                             : 5 Orang

BAB 2

HASIL PENGAMATAN ( OBSERVASI )


a.      Tujuan Observasi

Untuk melakukan pengamatan mengenai proses perkembangan lanjut  usia yang  ada di Panti Sosial Tresna Werdha “ILOMATA” dengan melakukan wawancara lansung & mengumpulkan data-data.
b.      Manfaat Observasi
Sebagai  sarana latihan & pengembangan kompetensi bagi kami semua untuk menambah wawasan pengetahuan dan kemampuannya terkait dengan keilmuan yang sedang dipelajari.
c.       Tempat Observasi
Panti Sosial Tresna Werdha “ILOMATA”
d.      Waktu pelaksanaan observasi
Senin 23 Januari 2012, pada pukul 10.00 – 11.30 wita.
e.       Subjek Observasi :
1.      Bangunan-bangunan Panti Sosial Tresna Werdha “ ILOMATA yaitu :
*      Wisma anggrek                                 -  Garasi
*      Wisma Dahlia                                    -  Pos Jaga
*      Wisma Teratai                                   -  R. Disel / Genset
*      Wisma Mawar                                   -  Lokal Kerja
*      Wisma Melati                         -  Kantor
*      Wisma Flamboyan                             -  Musholah
*      Wisma Widuri                                   -  Pagar  Keliling Panti
*      Wisma Tamu                                      -  Poliklinik
*      Ruang Dinas Pimpinan                    -  Aula
*      Ruang Perpustakan                           -  Rumah Dinas
*      Ruang Konsultasi                               -  Jln Kompleks panti
*      Ruang isolasi

2.       Ruangan “ Wisma melati”
Jenis/ Nm Barang
Merek/ Model
Thn Pembelian
Jumlah Barang/Register
Ranjang/ Tempat tidur
Lokal
2000
5 Buah
Kain Gorden
Lokal
2008
1 Set
Kursi Sofa
Lokal
2008
1 Set
Meja Makan
Lokal
2000
1 Buah
Lemari Pakaian
Lokal
2000
5 Buah
Televisi
Toshiba
2000
1 Unit
Kursi Plastik
Lokal
2000
1 Stel

            Penghuni Wisma melati ada 5 orang, yaitu : Suwarni Rukban (oma Warni) , Erni Ahmad (oma Erni) , Hajara Kadir ( oma Jara),  Asiyah Laode ( oma asiya ) dan yang satunya lagi sudah almarhum.
*      Ciri-ciri Fisik oma warni : 
1)      Kulit Putih
2)      Tinggi + 150 cm
3)      Rambut Pendek, sedikit mempunyai uban ( Rambut Putih)
4)      Hidung Mancung
5)      Mata Bulat  & Memakai Kaca mata
6)      Di Kamar  No 1
*      Ciri-ciri fisik oma erni  :
1)      Tinggi + 165 Cm
2)      Kulit sawo matang
3)      Memakai Jilbab
4)      Hidung mancung
5)      Mata bulat
6)      Dikamar No 3
*      Ciri-ciri fisik Oma Jara :
1)      Kulit hitam & Sudah mulai keriput
2)      Tinggi + 145 Cm
3)      Rambut Pendek
4)      Hidung Pesek
5)      Mata Bulat
6)      Dikamar  No 4
*      Ciri-ciri Fisik Oma asiya :
1)      Tinggi + 155 Cm
2)      Kulit Sawo matang
3)      Memakai Jilbab
4)      Hidung Mancung
5)      Mata Bulat
6)      Dikakar No 2





















BAB3
Hasil Wawancara

Wawancara langsung dengan salah satu seorang lanjut usia yang ada diwisma melati yaitu suwarni rukban ( oma warni ), Lahir 18 November 1952. Usia 60 Tahun. Alamat asal kelurahan kampung bugis.
Oma warni orangnya rajin, ceria, cerewet & baik hati.  Beliau berada dipanti sudah berlangsung satu tahun. Alasan beliau tinggal dipanti sosial tresna werdha “ILOMATA itu dari hati sendiri, keinginan oma warni sendiri. Karena menurut beliau dipanti lebih baik daripada tinggal dirumah keluarga.Dipanti lebih terasa nyaman, tidak mempunyai banyak pikiran & bebas melakukan semua kegiatan yang diinginkan. Sangat berbeda sekali dengan tinggal dirumah keluarga, yang biasanya dirumah sering terjadi konflik dengan orang-orang yang tinggal dirumah yang dapat menyebabkan oma warni merasa tidak nyaman atau tidak bebas dalam melakukan sesuatu yang beliau ingin lakukan.
Oma warni mempunyai suami, tetapi sudah lama berpisah karena tidak merasa cocok, banyak perbedaan pendapat antara beliau dengan suaminya. Sehingga oma warni menjalani hidup secara sendiri-sendiri. Selain itu oma warni mempunyai 3 orang anak, yang duanya sudah meninggal dan yang tersisa tinggal anak perempunya bernama Masri.Wahyuni. Kumisi. Pekerjaan anaknya hanya sebagai ibu rumah tangga.
Hubungan Sosial beliau dengan lingkungan sekitar panti, berjalan dengan baik. Orang-orang dipanti semuanya bersahabat, oma-oma & opa bersikap sangat ramah, saling membantu satu sama lain. Seperti Jika salah satu penghuni panti sakit, oma-opa yang di wisma datang menjenguk.
Selain itu oma warni sering mendapat kunjungan dari keluarga terutama anaknya sering datang ke panti untuk melihat  kondisi keadaan oma warni tersebut.




Kegiatan Harian oma warni dan teman-temannya sebagai penghuni panti sosial tresna werdha “ ILOMATA” yaitu :
Waktu
Kegiatan
04.30 - 05.00
Bangun pagi / shalat subuh
05.30 - 06.00
Jalan pagi / Senam lansia
06.00 - 07.00
Sarapan pagi
07.00 - 08.00
Mandi pagi
08.00 - 12.00
Kegiatan Rutin ( Membersihkan wisma masing-masing)
12.00 - 12.30
Shalat zhuhur / makan siang
12.30 - 15.00
Istirahat siang
15.00 - 15.30
Shalat ashar
15.30 - 18.00
Santai sore
18.00 - 18.30
Shalat magrib
18.30 - 19.00
Makan malam
19.00 - 19.30
Shalat isya
19.30 - 04.30
Istirahat malam
Catatan hari kamis ada kegiatan kesenian.














BAB 4
   PENUTUP


A. Kesimpulan
 Dari hasil pengamatan kami,dapat disimpulkan bahwa Panti Sosial Tresna Werdha “ILOMATA”sangat membantu lansia yang terlantar umumnya,dan dapat membantu lansia yang punya keterbatasan ekonomi khususnya.
Bagi para lansia yang merasa terlantar,ketika pertama kali tinggal di Panti tersebut merasa sangat terpenuhi apa yang menjadi kebutuhan pokok mereka.Dan bagi lansia yang punya keterbatasan ekonomi juga sangat terbantu kebutuhan sehari-hari mereka.

B. Saran  
Seharusnya,kita sebagai mahasiswa harus membantu para lansia yang yang terlantar agar mereka tidak merasa tertekan akan kehidupan mereka sekarang,yang disebabkan oleh lingkungan social dan terlebih lagi factor ekonomi mereka yang kurang mendukung.
Para lansia merasa tertekan oleh lingkungannya karena,umumnya mereka sudah berkeluarga tapi anak-anak mereka sudah punya kesibukan keluarganya masing-masing.Oleh sebab itu mereka sangat terteka akan keadaan ini.






// Copyright © PROFIL UPTD PANTI SOSIAL TRESNA WERDHA “ILOMATA” KOTA GORONTALO //Anime-Note//Powered by Blogger // Designed by Johanes Djogan //